0
BERANDA POLITIK FOCUS PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN HUKRIM
JAMBI PERWAKILAN DAERAH
REDAKSI SJB PEDOMAN MEDIA SIBER ADMIN
BERITA UTAMA
#presiden-beli-sepatu-baru,-model-kets-dengan-khas-tenun-bali......... #polisi-ungkap-kasus-seorang-ayah-yang-tega-cabuli-anak-sendiri-hingga-hamil......... #gunung-semeru-kembali-erupsi,-keluarkan-letusan-hingga-700-meter......... #janji-gubernur-al-haris-disorot-beberapa-anggota-dewan-kerinci......... #himbauan-terkait-isu-penculikan-anak......... #who:-covid-19-masih-menjadi-kondisi-darurat-kesehatan-internasional......... #sekda-tebo-dan-kadiv-yankum-ham-teken-pks......... #ferdy-sambo-akan-di-vonis-hakim-13-febuari-2023......... #atasi-macet,-semalam-hanya-boleh-4000-truk-batubara-beroperasi......... #polisi:-pesan-berantai-penculikan-anak-di-bekasi-adalah-hoax.........
FOCUS

Polri Kerahkan Tim Drone Menyisir Lokasi Pengungsian Warga Terdampak Gempa Cianjur


30 November 2022

CIANJUR, SJBNEWS.CO.ID - Polri mengerahkan tim khusus guna menyisir lokasi pengungsian warga yang masih terdampak pasca gempa Cianjur, Selasa, (29/11/22). Selain itu, Tim Khusus juga nantinya akan menggunakan helikopter milik Polairud untuk melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang masih belum dapat ditembus kendaraan.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo menjelaskan, tim kecil tersebut menggunakan alat transportasi helikopter dari Polairud. Tim juga telah membawa perlengkapan drone untuk mencari kemungkinan adanya shelter-shelter warga.

“Nantinya tim khusus itu bakal segera melaporkan temuan pengungsian warga ke Posko Brimob atau Posko Induk Polda Jawa Barat. Setelahnya, tim akan bergerak melakukan penyelamatan pada warga,” ungkap Kombes Pol. Ibrahim Tompo. 

Koordinator Tim SAR Vertical Rescue Satlat Korps Brimob, mengaku optimis tim khusus dapat memberikan pelbaga informasi yang lebih akurat terkait proses pencarian warga. Selain itu, tim drone itu akan terus mencari lokasi pengungsian selama pencarian.

"Sementara tim yang ada di Posko juga bakal mencari informasi terkait baik secara lisan dari warga setempat maupun informasi yang beredar di media sosial." jelasnya. (DIV)