0
BERANDA POLITIK FOCUS PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN HUKRIM
JAMBI PERWAKILAN DAERAH
REDAKSI SJB PEDOMAN MEDIA SIBER ADMIN
BERITA UTAMA
#217-ribu-personel-tni-polri-dikerahkan-lakukan-pengamanan-dan-penerapan-prokes......... #seorang-nenek-di-mendalo-ditemukan-tewas-bersimch-darah......... #jelang-2024,-setiap-pemimpin-diharap-jangan-saling-menyalahkan,-jalankan-program-periode-rakyat-!......... #sambut-perayaan-natal,-naposobulung-hkbp-jambi-gelar-bakti-sosial......... #inilah-15-titik-lokasi-wifi-gratis-di-kota-jambi......... #kampung-boncos-di-grebek,-polisi-amankan-18-orang-pengguna-sabu......... #danrem-042/gapu-dampingi-menko-pmk-sambangi-rs-dr.-bratanata-jambi......... #asn-wajib-batalkan-cuti-libur-natal-tahun-baru......... #ketua-mpr-ri bambang-soesatyo-alami kecelakaan......... #bareskrim-tangkap-4-tersangka-narkoba-jaringan-aceh,-total-224-kg-disita.........
PENDIDIKAN

Wakil Ketua MPR Minta Sekolah Tatap Muka Segera Dievaluasi


22 November 2021

JAKARTA , SJBNEWS.CO.ID - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan perlu adanya evaluasi segera untuk menyempurnakan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang digelar di sejumlah provinsi.

Hal ini menyusul terjadinya penularan COVID-19 di sejumlah sekolah di berbagai daerah. "Bermunculannya laporan positif COVID-19 yang menimpa para siswa di saat PTM dilaksanakan harus segera ditindaklanjuti dengan evaluasi, hingga ditemukan penyebab terjadinya paparan virus Corona terhadap pengajar dan peserta didik itu," kata Rerie sapaan akrabnya dalam keterangannya, Senin (22/11/2021).

Ia menuturkan sejak penyelenggaraan PTM dimulai September 2021, sejumlah media memberitakan telah terjadi paparan COVID-19 terhadap siswa dan guru, antara lain terjadi di Bandung, Jawa Barat, Bantul, DI Yogyakarta dan Solo, Jawa Tengah.

Apalagi, catatan di laman vaksin.kemenkes.go.id, pada Kamis (4/11), melaporkan baru 7,11 juta anak usia 12-17 tahun atau 26,65?ri target divaksinasi dosis pertama.

Adapun target vaksinasi COVID-19 anak-anak usia 12 -17 tahun yang ditetapkan pemerintah adalah 26,70 juta orang.

Menurut Rerie, relatif sedikitnya jumlah anak yang sudah divaksin dan bermunculannya peserta didik yang terpapar COVID-19 pada penyelenggaraan PTM seharusnya menjadi perhatian para pemangku kepentingan untuk memperketat pengawasan pada pelaksanaan PTM. "Peristiwa terpaparnya siswa dan pengajar di berbagai daerah itu harus segera diketahui penyebabnya sehingga tidak berulang di daerah lainnya," imbuh Rerie.

Rerie menuturkan dengan berbekal informasi hasil evaluasi tersebut para pemangku kepentingan harus sigap mengambil langkah untuk mengatasi penyebab terpapar COVID-19 nya para siswa dan guru.

Rerie juga mengatakan audit ulang kesiapan penyelenggara pendidikan dan peserta didik dalam melakukan PTM harus dilakukan untuk memastikan tidak ada pelanggaran terhadap persyaratan yang ditetapkan pemerintah dalam penyelenggaraan PTM di sejumlah daerah.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu mengingatkan kepada para penyelenggara pendidikan, agar mengedepankan aspek keselamatan para peserta didik dan guru dalam proses PTM di masa pandemi.

"Kemampuan untuk konsisten menerapkan protokol kesehatan dalam proses belajar mengajar di sekolah harus menjadi pertimbangan utama dalam memutuskan PTM," pungkasnya. (RED/CR)

BERITA VIDEO