BERANDA POLITIK FOCUS PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN COVID-19
MENU
REDAKSI SJBNews PEDOMAN MEDIA SIBER ADMIN
Pengunjung: 632034
SJBNews / FOCUS / Detail Berita
Jum'at, 11 Desember 2020, 13:42 WIB 51 x baca
BUJANG ITAM YULDI HERMAN MINYIMPAN SEGUDANG PEMIKIRAN UNTUK KEMAJUAN RAKYAT KERINCI
Redaksi SJBNews


KERINCI, SJBNews.

Tiga jam lebih Sjbnews berbincang bincang bersama salah satu tokoh masyarakat Kerinci  YULDI HERMAN yang sering dikenal dengan sebutan BUJANG ITAM yang telah menjabat sebagai unsur pimpinan dewan Partai PAN Kerinci 2 periode dikediamannya Simpang Beluk Tinggi Kerinci, 11/12.

Perbincangan tersebut tentang awal mulanya BUJANG ITAM ingin memperjuangkan nasib rakyat Kerinci.

Menurut wakil ketua dewan Partai PAN adalah sudah sejak masa kecil selalu menyimpan pemikiran bagaimana saya ini bisa memperjuangkan penderitaan yang dialami oleh rakyat kecil, sebab pada masa kecil saya itu sudah saya rasakan pahitnya kehidupan tetapi tidak ada yang peduli dengan rakyat seperti yang saya alami pada waktu itu'. Ungkap YULDI HERMAN

Kemudian "saya pernah jadi karyawan penarik balok di daerah Jambi, saya pernah jadi TKI di negara Jiran Malaisia dan terakhir ketika saya jadi buruh kasar pembangunan transmigrasi di sungai bermas disitu saya melihat ibuk ibuk berjalan kaki pulang dari ladang membawa tomat tetapi sebagian tomat itu  sudah ada yang hancur, disitu saya berpikir bagamanalah caranya agar petani bisa membawa hasil taninya tidak jalan kaki, berjuang demi perjuangan akhirnya saya bisa masuk salah satunya PARTAI PAN . Setelah saya duduk di dewan maka di kursi dewanlah nasib rakyat bisa terwujud dan saya perjuangkan'. Tambahnya.

Saat ini imprastruktur jalan menuju area perkebunan rakyat di dapil saya semua sudah tuntas dibangun dengan mulus. Yang dulunya kalau masyarakat didapil saya itu mau ke kebun mereka harus berjalan kaki satu hari penuh, saat cuman ditempuh sepuluh menit dari desa tempat mereka tinggal ungkap wakil ketua dewan kerinci dari Partai Pan. Tegasnya.
 

Masih lanjut Bujang itam, sekarang ini ia tinggal memikirkan tentang kesejahteraan, sarana pendidikan, bagaimana memperjuangkan nasib para tenaga honor, bagaimana memperjuangkan ada sebagian warga didapil saya ini ada yang mendapat pekerjaan. Kenapa sejauh itu saya memikirkan nasib rakyat kerinci dikarenakan saya sudah pernah merasakan pahitnya kehidupan. Jadi karena saya yang sudah di beri amanah oleh rakyat saya, ya tentu saja selagi kesempatan tetap jadi tanggung jawab saya  ungkap YULDI HERMAN atau sebutan hari hari BUJANG ITAM sambil mengajak wartawan sarapan pagi,karena sudah tigA jam ngobrol. (Dilas).

TAG:

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
0%
Terhibur
0%
Terinspirasi
0%
Bangga
0%
Terkejut
0%
Sedih
0%
Takut
0%
Marah
0%