BERANDA POLITIK FOCUS PEMERINTAHAN PEMBANGUNAN COVID-19
MENU
REDAKSI SJBNews PEDOMAN MEDIA SIBER ADMIN
Pengunjung: 585734
SJBNews / FOCUS, PEMERINTAHAN, PEMBANGUNAN / Detail Berita
Selasa, 29 September 2020, 21:54 WIB 171 x baca
KATA NYA BELUM SERAH TERIMA,KOK KUPP NIPAH PANJANG MENDADAK DI TEMPATI
Redaksi SJBNews

Pelabuhan Nipah Panjang

TANJAB TIMUR, SJBNews.
Kantor Unit Pelayanan Pelabuhan kelas III Nipah panjang  kabupaten tanjung jabung timur jambi telah selesai pengerjaan nya tahun 2019 yang lalu,dimana kantor yang di bangun melalui anggaran APBN ini sejak selesai pengerjaan nya belum di fungsikan selayak nya kantor pelayanan,dengan alasan belum adanya serah terima nya antara dari pihak kontraktor pelaksana ke pihak KUPP nipah panjang.

Kini kantor KUPP yang bernilai puluhan milyar secara mendadak telah di tempati,padahal hingga akhir agustus 2020 bangunan yang menghabis kan anggaran APBN lebih kurang 29 milyar dengan design megah tersebut belum di tempati apalagi di fungsikan yang menyebab kan barang fasilitas KUPP di duga hilang,seperti Generator set,Air coundicioner (AC) serta Tedmond,seperti yang pernah di lannsir salah satu media dengan tajuk KANTOR UPP KELAS III NIPAH PANJANG SENILAI Rp 29 MILYAR BELUM DI MANFAATKAN.

Saat awak media melakukan konfimasi terkait kantor UPP dan dugaan hilang beberapa fasilitas kantor UUP yang baru pada 17/8/2020 yang lalu,Abul Hasan selaku PLH saat itu mengatakan,"itu belum menjadi tanggung kami pihak KUPP,mulai dari fasilitas sampai keperawatan kantor dan kami belum diizin kan menggunakan anggaran kantor lama untuk perawatan kantor baru,karna itu belum ada serah terima dari pihak kontraktor pelaksana,jadi bangunan tersebut otomatis masih menjadi tanggung jawab kontraktor nya."kata abul hasan kala itu.

Terkait dengan perawatan serta dugaan hilang nya beberapa barang abul menjelaskan,"kalau masalah AC,itu kami aman kan sebanyak 7 unit dengan rincian 4 di antara nya kami pakai disini (KUPP lama) dan 3 lagi di rumah dinas diaman kan,yang lebih mengetahui nya MUHAMMAD YANI selaku juru bayar kantor,"jelas kan abul saat di konfirmasi oleh beberapa awak media saat itu.

Berdasar kan informasi,secara mendadak KUPP kelas lll nipah panjang pindah ke kantor nya yang baru,tentu hal tersebut menimbul kan tanya,kembali awak media menghubungi ABUL HASAN selaku PLH via sambungan telpon whatsApp sabtu 26/9/2020 terkait telah di tempati nya kantor baru untuk aktivitas pelayanan KUPP kelas lll nipah panjang,Abul membenarkan kalau KUPO yang baru telah di tempati untuk aktivitas kantor,namun ketika di tanya apakah telah di lakukan serah terima,kapan dan dimana serah terima nya serta bagaimana dengan fasilitas yang di duga hilang,"terkait pindah nya kantor,abul membenarkan hal itu,kalau soal kapan dan dimana serah terima nya,saya tidak tahu,karna itu sifat nya prinsif,silahkan langsung tanya ke Kepala KUPP,karna saya di suruh pimpinan pindah,ya saya pindah," kata abul

Saat kembali di tanyakan bagaimana dengan dugaan atas hilang nya fasilitas kantor seperti AC saat di konfirmasi tanggal 17/8/2020 yang menurut pengakuan bapak (abul) dsn bapak tambah kan Yani yang lebih mengetahui selaku juru bayar,yani mengatakan pembelian AC menggunakan anggaran kantor lama dan sengaja di beli lebih.

Kalau soal peetanyaan itu,tentu bertanya pada tempat nya dan saat ini saya tidak bisa menjawab karna saya sedang menyetir mobil,jangan paksa saya untuk menjawab nya,"terang abul.

Sampai berita ini di terbit kan,keterangan yani selaku juru bayar yang berbeda dengan keterangan Abul Hasan selaku PLH belum mendapat titik terang,dimana kala iti yani yang di anggap anul selaku orang yang mengetahui terkait kelebihan Pebelian AC,yani juga mengatakan,penghunaan anggaran untuk kantor itu suka - suka kepala KUPP dan PLH mau beli apapun dan berlebih sekali pun belum mendapat kejelasan dari PLH dan kepala KUPP kelas lll nipah panjang. (Man)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

Senang
0%
Terhibur
0%
Terinspirasi
0%
Bangga
0%
Terkejut
0%
Sedih
0%
Takut
0%
Marah
0%